
Damkar meminta masyarakat untuk tetap menunggu hasil investigasi resmi dan memastikan informasi tersebut tidak akurat mengenai kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo karena sampai saat ini masih belum dapat dipastikan dan masih dalam tahap penyidikan. Sebelumnya, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya meralat informasi awal yang dimulai dari laporan dari Command Center 112 yang menyebut bahwa flare sebagai pemicu dari kebakaran.
Damkar Tegaskan Penyebab Belum Diketahui
Kepala DPKP Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani, membantah informasi yang menyebut kebakaran dipicu flare suporter. Ia menegaskan hingga saat ini petugas belum mengetahui penyebab pasti kebakaran yang melanda area TPA Benowo.
Menurut Rini, dugaan mengenai flare muncul akibat miskomunikasi dalam laporan awal yang diterima Command Center 112. Ia menilai lokasi Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang cukup jauh dari TPA Benowo membuat dugaan tersebut tidak dapat langsung disimpulkan sebagai penyebab kebakaran.
Laporan Awal Sempat Sebut Flare Suporter
Sebelumnya, laporan awal dari Command Center 112 Surabaya menyebut kebakaran diduga dipicu flare suporter yang dinyalakan usai pertandingan sepak bola di Stadion Gelora Bung Tomo.
Namun, setelah dilakukan evaluasi dan koordinasi dengan DPKP, informasi tersebut kemudian dikoreksi. Kepala BPBD Surabaya Irvan Widyanto menyatakan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan sehingga belum bisa dipastikan berasal dari flare maupun faktor lainnya.
Api Melalap Sekitar 900 Meter Persegi
Kebakaran terjadi di TPA Benowo pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 18.49 WIB. Berdasarkan data DPKP, area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 900 meter persegi dari total luas TPA sekitar 10 hektare.
Petugas gabungan dari DPKP, BPBD, dan instansi terkait segera menuju lokasi setelah menerima laporan. Api utama berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.20 WIB, sementara proses pembasahan berlangsung selama kurang lebih empat jam hingga situasi dinyatakan aman pada dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Dugaan Awal Masih Didalami
Rini menjelaskan petugas masih mengumpulkan berbagai data untuk mengetahui sumber api. Ia tidak menutup kemungkinan kebakaran bermula dari alang-alang di sekitar kawasan TPA yang kemudian meluas akibat tiupan angin kencang. Namun, dugaan tersebut juga masih memerlukan pembuktian lebih lanjut.
Karena itu, DPKP meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai penyebab kebakaran sebelum hasil penyelidikan resmi diumumkan oleh pihak berwenang.
Investigasi Terus Berlanjut
Aktivitas pemantauan di lokasi TPA masih dilakukan setelah proses pemadaman dan pembasahan selesai untuk memastikan tidak ada titik api baru yang muncul sementara pemerintah Kota Surabaya masih terus mengusut penyebab terjadinya kebakaran di TPA Benowo. Pemerintah menghimbau masyarakat untuk menghindari hoaks yang beredar serta menunggu informasi resmi yang akan disampaikan oleh instansi yang bersangkutan.
Jessie Evelyn adalah seorang penulis dan kreator konten yang bersemangat dengan fokus pada gaya hidup, budaya, dan tren kontemporer. Jessie berusaha menghadirkan konten yang menarik, informatif, dan menginspirasi, memberikan pembaca informasi sekaligus inspirasi.
