Indonesia Punya Potensi Untuk Pengembangan Nuklir

Indonesia Punya Potensi Untuk Pengembangan Nuklir
Ilustrasi. Foto: Presiden Prabowo Subianto meninjau stan teknologi nuklir BRIN dalam pameran inovasi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Menurut Badan Riset dan Inovasi Nasional yang dibangun oleh Presiden RI Ke-7, Joko Widodo pada tahun 2019, Indonesia memiliki potensi sumber daya nuklir yang cukup banyak. BRIN kemukakan bahwa saat ini Indonesia memiliki potensi sumber daya sebanyak 89 ribu ton uranium dan 143 ribu ton torium yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan teknologi nuklir, termasuk pembangkit listrik tenaga nuklir.

Riset ini adalah salah satu inovasi yang dikemukakan dalam pameran BRIN di Istana Kepresidenan. BRIN tegaskan bahwa riset yang dibuat tidak hanya sekedar untuk sektor energi tetapi juga mendukung bidang pangan, pertanian, industri hingga kesehatan.

BRIN Paparkan Potensi Uranium dan Torium Indonesia

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap Indonesia memiliki potensi sumber daya sekitar 89.000 ton uranium dan 143.000 ton torium yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan teknologi nuklir nasional. Informasi tersebut disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto saat meninjau pameran inovasi BRIN di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Paparan tersebut disampaikan oleh Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir BRIN Syaiful Bakhri. Menurutnya, potensi sumber daya tersebut menjadi salah satu modal strategis Indonesia dalam mengembangkan teknologi nuklir secara damai untuk berbagai kebutuhan nasional.

Tak Hanya untuk Pembangkit Listrik

BRIN menjelaskan riset nuklir yang dilakukan tidak semata-mata berfokus pada pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Teknologi nuklir juga dimanfaatkan untuk mendukung sektor kesehatan, pangan, pertanian, hingga industri melalui berbagai aplikasi yang telah dikembangkan selama ini.

Meski demikian, potensi uranium dan torium tersebut juga dinilai dapat menjadi fondasi apabila Indonesia memperluas pemanfaatan energi nuklir sebagai bagian dari bauran energi nasional pada masa mendatang.

Dipamerkan di Hadapan Presiden

Paparan mengenai teknologi nuklir menjadi salah satu materi yang diperlihatkan kepada Presiden Prabowo dalam rangkaian pameran hasil riset BRIN. Dalam kesempatan itu, Presiden memperoleh penjelasan mengenai berbagai inovasi, termasuk kesiapan riset yang berkaitan dengan pengembangan PLTN dan pemanfaatan teknologi nuklir nonenergi.

Selain sektor energi, BRIN juga menampilkan berbagai hasil penelitian lain yang ditujukan untuk mendukung pembangunan nasional melalui inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Potensi Perlu Didukung Pengembangan Teknologi

BRIN menilai besarnya potensi uranium dan torium belum otomatis dapat dimanfaatkan tanpa dukungan riset, teknologi, regulasi, serta infrastruktur yang memadai. Karena itu, pengembangan sumber daya manusia dan ekosistem teknologi nuklir menjadi bagian penting dalam pemanfaatan sumber daya tersebut secara aman dan sesuai standar internasional.

Pemerintah juga terus mendorong penguatan riset strategis agar berbagai potensi sumber daya nasional, termasuk di bidang nuklir, dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi pembangunan ekonomi, ketahanan energi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

+ posts

Jessie Evelyn adalah seorang penulis dan kreator konten yang bersemangat dengan fokus pada gaya hidup, budaya, dan tren kontemporer. Jessie berusaha menghadirkan konten yang menarik, informatif, dan menginspirasi, memberikan pembaca informasi sekaligus inspirasi.