
Perbaikan paving jalan kampung, saluran drainase, dan penerangan jalan umum (PJU) menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan warga dalam kegiatan reses anggota DPRD Surabaya. Keluhan tersebut muncul hampir merata di berbagai daerah pemilihan dan menunjukkan kebutuhan dasar lingkungan masih menjadi perhatian utama masyarakat.
Anggota DPRD Surabaya Fathoni menyebut persoalan infrastruktur lingkungan mendominasi usulan warga selama masa serap aspirasi. Selain paving dan drainase, masyarakat juga meminta peningkatan fasilitas umum yang dinilai dapat menunjang kenyamanan dan keamanan lingkungan.
Kondisi jalan lingkungan yang rusak dan sistem drainase yang belum optimal menjadi salah satu penyebab utama keluhan warga. Di sejumlah kawasan, persoalan tersebut dinilai berdampak pada aktivitas harian masyarakat serta meningkatkan risiko genangan saat musim hujan.
Sementara itu, kebutuhan penerangan jalan umum juga menjadi sorotan. Warga berharap penambahan titik lampu jalan dapat meningkatkan keamanan lingkungan, terutama pada malam hari. Keluhan terkait minimnya penerangan juga ditemukan di sejumlah wilayah permukiman.
Pengamat tata kota menilai aspirasi yang muncul menunjukkan pembangunan infrastruktur skala lingkungan masih menjadi kebutuhan mendasar masyarakat perkotaan. Meski proyek-proyek besar terus berjalan, peningkatan kualitas fasilitas lingkungan dinilai tetap harus menjadi prioritas.
DPRD Surabaya berkomitmen menindaklanjuti berbagai masukan yang diterima melalui pembahasan bersama pemerintah kota. Aspirasi tersebut akan menjadi bahan dalam penyusunan program pembangunan dan penganggaran daerah ke depan.
Shama is a Content Specialist and News Writer with 4.5+ years of experience in journalism, press release writing, SEO content, and digital publishing. She covers business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, delivering research-driven content for media platforms and global audiences.
