Kejagung Tetapkan Bos Vendor Motor Listrik sebagai Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

Kejagung Tetapkan Bos Vendor Motor Listrik sebagai Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

Kejaksaan Agung kembali mengembangkan penyidikan dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menetapkan seorang tersangka baru dari kalangan swasta. Tersangka tersebut adalah Andri Mulyono, Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (PT YAT), perusahaan penyedia motor listrik yang digunakan dalam program Badan Gizi Nasional (BGN).  Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan bukti yang dinilai

Ilustrasi. Foto: Kejagung Tetapkan Bos Vendor Motor Listrik sebagai Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG

Kejaksaan Agung kembali mengembangkan penyidikan dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menetapkan seorang tersangka baru dari kalangan swasta. Tersangka tersebut adalah Andri Mulyono, Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (PT YAT), perusahaan penyedia motor listrik yang digunakan dalam program Badan Gizi Nasional (BGN). 

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menemukan bukti yang dinilai cukup untuk mengaitkan yang bersangkutan dengan dugaan penyimpangan dalam pengadaan motor listrik. Kejagung menduga terdapat penggelembungan harga serta rekayasa yang bertujuan mempermudah perusahaan memenangkan proyek bernilai besar tersebut. 

Dalam penyelidikan sebelumnya, proyek pengadaan sekitar 21 ribu unit motor listrik senilai lebih dari Rp1 triliun telah menjadi sorotan karena vendor disebut tidak memenuhi sejumlah persyaratan sebagai penyedia resmi. Penyidik juga menelusuri dugaan manipulasi dalam proses pengadaan yang berpotensi merugikan keuangan negara. 

Kasus ini merupakan bagian dari perkara korupsi yang sebelumnya telah menyeret sejumlah mantan pejabat BGN. Dengan penambahan tersangka baru, jumlah pihak yang terjerat dalam kasus tersebut terus bertambah seiring berkembangnya penyidikan. 

Kejagung menegaskan proses hukum akan terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan munculnya tersangka lain apabila ditemukan alat bukti tambahan. Fokus penyidikan saat ini masih tertuju pada alur pengadaan, mekanisme pembayaran, serta potensi kerugian negara yang timbul dari proyek tersebut. 

Posts Carousel

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos