
Pemerintah menegaskan komitmennya mempercepat swasembada protein nasional melalui penguatan sektor peternakan dan perikanan. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas, menyatakan salah satu tantangan utama yang masih membebani pelaku usaha di tingkat bawah adalah praktik tengkulak dan rentenir yang dinilai menghambat peningkatan kesejahteraan petani, peternak, serta nelayan. Karena itu, pemerintah berjanji mengambil langkah untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap praktik tersebut sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan nasional.
Menurut Zulhas, target swasembada protein tidak hanya bergantung pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga membutuhkan pembenahan tata niaga dan akses pembiayaan yang lebih sehat. Petani dan peternak dinilai harus memperoleh harga yang lebih adil atas hasil produksinya, sekaligus memiliki akses terhadap modal usaha yang tidak membebani mereka dengan bunga tinggi atau praktik pinjaman yang merugikan.
Pemerintah menilai perbaikan ekosistem pangan harus dilakukan dari hulu hingga hilir. Selain meningkatkan produksi komoditas pangan, distribusi hasil panen dan produk peternakan juga perlu dibuat lebih efisien agar keuntungan lebih banyak dinikmati oleh produsen. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing sektor pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat yang bergantung pada sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
Zulhas menegaskan bahwa program swasembada protein menjadi bagian dari agenda besar pemerintah dalam membangun kemandirian pangan nasional. Pemerintah ingin memastikan kebutuhan protein masyarakat dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri sehingga ketergantungan terhadap impor semakin berkurang. Upaya tersebut juga diharapkan memperkuat ketahanan pangan Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global dan perubahan iklim yang memengaruhi produksi pangan di berbagai negara.
Untuk mencapai target tersebut, pemerintah terus mendorong sinergi antara kementerian, pemerintah daerah, koperasi, lembaga keuangan, hingga pelaku usaha. Dukungan terhadap petani dan peternak akan diperkuat melalui peningkatan akses pembiayaan, teknologi produksi, hingga perluasan pasar agar hasil usaha mereka memiliki nilai tambah yang lebih tinggi. Pemerintah juga menilai pemberantasan praktik tengkulak dan rentenir harus berjalan beriringan dengan penyediaan alternatif pembiayaan yang mudah dijangkau masyarakat.
Selain memperkuat kesejahteraan pelaku usaha pangan, langkah tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan protein hewani bagi masyarakat. Dengan rantai distribusi yang lebih efisien dan sistem pembiayaan yang lebih sehat, pemerintah optimistis target swasembada protein dapat tercapai sekaligus memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional dalam jangka panjang.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis dan kreator konten yang bersemangat dengan fokus pada gaya hidup, budaya, dan tren kontemporer. Jessie berusaha menghadirkan konten yang menarik, informatif, dan menginspirasi, memberikan pembaca informasi sekaligus inspirasi.
