
Kasus penyelundupan narkotika kembali lagi digagalkan oleh aparatur negara. Penyelundupan barang terlarang ini terdapat dari sebuah kapal MV King Sun di perairan Kepulauan Riau dan berhasil digagalkan oleh TNI Angkatan Laut (TNI AL). Sebanyak 8 warga negara Myanmar yang berada didalam kapal tersebut ditahan untuk diperiksa lebih lanjut.
Narkotika yang diselundupkan didalam kapal MV King Sun berjenis Ketamin dengan berat total 1,3 ton yang disusun didalam 65 karung di bagian bawah lantai kapal dan nilainya ditaksir sekitar Rp 2,6 triliun.
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin
TNI Angkatan Laut menggagalkan dugaan penyelundupan narkotika jenis ketamin dalam jumlah besar melalui kapal MV King Sun di perairan Kepulauan Riau. Barang yang ditemukan mencapai sekitar 1,3 ton dengan nilai yang ditaksir hingga Rp2,6 triliun.
Kapal tersebut ditangkap KRI Kerambit-627 di wilayah laut teritorial Indonesia, sekitar 11 mil laut sebelah utara Tanjung Berakit, pada Kamis (6/8/2026). Kapal kemudian digiring ke Batam untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Ketamin Disembunyikan di Bawah Lantai
Pengungkapan bermula ketika KRI Kerambit-627 melakukan pencarian terhadap MV King Sun yang sebelumnya masuk dalam pemantauan aparat. Setelah kapal terdeteksi, tim pemeriksa dari TNI AL melakukan pemeriksaan terhadap bagian kapal.
Petugas menemukan 65 karung mencurigakan yang ditutupi lantai. Temuan tersebut kemudian diperiksa lebih lanjut karena petugas mencurigai isi karung bukan merupakan muatan biasa.
Barang bukti selanjutnya dibawa untuk menjalani pemeriksaan di laboratorium Bea Cukai Batam. Hasil pemeriksaan menunjukkan karung-karung tersebut berisi ketamin dengan berat sementara sekitar 1,3 ton.
Data lain menyebut berat ketamin mencapai sekitar 1.298 kilogram. Jumlah tersebut kemudian dibulatkan menjadi 1,3 ton dalam penyampaian hasil pengungkapan kepada publik.
Nilai Barang Bukti Capai Rp2,6 Triliun
Besarnya jumlah ketamin yang diamankan membuat nilai barang bukti diperkirakan mencapai triliunan rupiah. Berdasarkan taksiran harga Rp2 juta untuk setiap gram, nilai ekonominya mencapai sekitar Rp2,6 triliun.
Namun, angka tersebut masih berupa estimasi berdasarkan harga per gram yang digunakan aparat. Pemeriksaan terhadap seluruh muatan kapal juga masih dilakukan untuk memastikan jumlah akhir barang bukti.
Sebelumnya, laporan lain menyebut nilai ketamin yang diamankan mencapai sekitar Rp2 triliun berdasarkan hasil penghitungan sementara. Perbedaan angka tersebut berkaitan dengan metode penaksiran nilai barang bukti.
Delapan WN Myanmar Diamankan
Dalam pengungkapan tersebut, aparat turut mengamankan delapan anak buah kapal (ABK). Seluruhnya diketahui merupakan warga negara Myanmar.
Mereka kini menjalani pemeriksaan untuk mengetahui peran masing-masing serta asal dan tujuan pengiriman ketamin tersebut. Aparat juga masih mendalami pihak yang diduga menjadi pemilik barang dan kemungkinan keterkaitannya dengan jaringan narkotika internasional.
Pemeriksaan terhadap MV King Sun belum berhenti pada temuan 65 karung. Petugas masih menyisir bagian kapal untuk memastikan tidak terdapat barang terlarang lain yang disembunyikan.
Jaringan Internasional Masih Didalami
Informasi awal yang dihimpun aparat menunjukkan MV King Sun diketahui berasal dari Thailand sebelum masuk ke wilayah perairan Indonesia. BNN disebut telah menerima informasi mengenai kapal tersebut sejak Februari 2026 dan kemudian berkoordinasi dengan TNI AL untuk melakukan pemantauan.
Penyidik kini masih menelusuri jaringan di balik dugaan penyelundupan tersebut, termasuk asal muatan, tujuan pengiriman, serta pihak yang mengendalikan barang.
Barang bukti dan para ABK selanjutnya akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Pengembangan perkara juga masih dilakukan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas di balik pengiriman ketamin melalui jalur laut tersebut.
Jessie Evelyn adalah seorang penulis dan kreator konten yang bersemangat dengan fokus pada gaya hidup, budaya, dan tren kontemporer. Jessie berusaha menghadirkan konten yang menarik, informatif, dan menginspirasi, memberikan pembaca informasi sekaligus inspirasi.
