PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp5,04 triliun dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 2026. Besaran dividen yang dibagikan mencerminkan komitmen perusahaan untuk memberikan nilai tambah kepada pemegang saham di tengah kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun lalu.

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp5,04 triliun dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 2026.
Besaran dividen yang dibagikan mencerminkan komitmen perusahaan untuk memberikan nilai tambah kepada pemegang saham di tengah kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun lalu. Berdasarkan keputusan rapat, setiap pemegang saham berhak menerima dividen sekitar Rp210 per lembar saham.
Pembagian dividen tersebut berasal dari laba bersih Antam tahun 2025 yang didukung oleh kinerja sejumlah komoditas unggulan perusahaan, termasuk emas dan nikel. Permintaan yang tetap kuat serta strategi efisiensi operasional menjadi faktor yang menopang pencapaian laba perseroan.
Manajemen Antam menyampaikan bahwa kebijakan dividen tetap mempertimbangkan kebutuhan pendanaan untuk ekspansi usaha dan pengembangan proyek strategis. Dengan demikian, perusahaan berupaya menjaga keseimbangan antara pembagian keuntungan kepada investor dan kebutuhan pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Keputusan RUPST ini disambut positif oleh pelaku pasar karena menunjukkan kemampuan perusahaan menghasilkan laba yang solid. Selain menjadi sumber pendapatan bagi investor, pembagian dividen juga sering dijadikan indikator kesehatan fundamental perusahaan.
Sebagai anggota holding pertambangan MIND ID, Antam terus berfokus pada penguatan bisnis inti di sektor mineral dan logam. Perusahaan juga menjalankan berbagai proyek hilirisasi yang diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah produk tambang nasional.
Dengan dividen triliunan rupiah yang telah disetujui pemegang saham, Antam kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu emiten tambang dengan kontribusi signifikan bagi investor dan perekonomian nasional.
















