Nagita Ungkap Alasan RANS Tetap IPO di Tengah Gejolak Pasar Saham

Nagita Ungkap Alasan RANS Tetap IPO di Tengah Gejolak Pasar Saham
Ilustrasi. Foto: Nagita Ungkap Alasan RANS Tetap IPO di Tengah Gejolak Pasar Saham

PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk tetap melaksanakan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) meski pasar modal Indonesia tengah menghadapi tekanan. Presiden Direktur RANS, Nagita Slavina, menegaskan keputusan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) bukan didasarkan pada kondisi pasar jangka pendek, melainkan strategi jangka panjang untuk mempercepat ekspansi bisnis dan memperkuat tata kelola perusahaan.

Nagita menjelaskan bahwa proses persiapan IPO telah dilakukan jauh sebelum perusahaan resmi mencatatkan sahamnya di BEI. Selama masa persiapan, manajemen telah mempertimbangkan berbagai kondisi pasar, termasuk volatilitas yang dipengaruhi sentimen global. Karena itu, perusahaan tetap melanjutkan aksi korporasi tersebut dengan keyakinan bahwa fundamental bisnis dan prospek pertumbuhan jangka panjang menjadi faktor utama yang akan dinilai investor.

Menurut Nagita, menjadi perusahaan terbuka merupakan langkah penting dalam membawa RANS naik ke level berikutnya. Melalui IPO, perusahaan ingin memperkuat struktur permodalan sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kepada para pemegang saham. Ia juga menilai status sebagai emiten akan membuka peluang yang lebih besar bagi RANS untuk mengembangkan berbagai lini usaha di sektor media, hiburan, gaya hidup, teknologi, hingga bisnis berbasis kekayaan intelektual (intellectual property).

Dana hasil IPO akan digunakan untuk mendukung ekspansi bisnis perusahaan, termasuk pengembangan proyek taman hiburan keluarga Cipungland, investasi di bidang kecerdasan buatan (AI), penguatan anak usaha, serta modal kerja. Strategi tersebut diharapkan mampu menciptakan sumber pendapatan yang lebih beragam sehingga perusahaan tidak hanya bergantung pada bisnis konten digital maupun aktivitas figur publik pendirinya, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

Meski kondisi pasar saham masih dibayangi aksi jual investor asing dan meningkatnya ketidakpastian global, antusiasme terhadap saham RANS tetap tinggi. Pada hari pertama perdagangan, saham perseroan sempat menyentuh batas atas auto rejection atas (ARA), mencerminkan tingginya minat investor terhadap emiten yang bergerak di industri hiburan dan ekonomi kreatif tersebut. Sejumlah pengusaha nasional dan tokoh pasar modal juga hadir dalam seremoni pencatatan saham perdana RANS di BEI, menambah perhatian publik terhadap aksi korporasi tersebut.

Nagita menilai fluktuasi pasar merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari investasi di pasar modal. Oleh sebab itu, manajemen memilih tetap berfokus pada pengembangan bisnis, peningkatan kinerja operasional, dan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham. Ia optimistis strategi ekspansi yang telah disusun akan menjadi fondasi bagi pertumbuhan perusahaan di masa mendatang, terlepas dari dinamika pasar dalam jangka pendek.

+ posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah seorang penulis dan kreator konten yang bersemangat dengan fokus pada gaya hidup, budaya, dan tren kontemporer. Jessie berusaha menghadirkan konten yang menarik, informatif, dan menginspirasi, memberikan pembaca informasi sekaligus inspirasi.