DPR Sebut Efisiensi Program MBG Berpotensi Hemat Anggaran hingga Rp70 Triliun

DPR Sebut Efisiensi Program MBG Berpotensi Hemat Anggaran hingga Rp70 Triliun

Ilustrasi. Foto: DPR Sebut Efisiensi Program MBG Berpotensi Hemat Anggaran hingga Rp70 Triliun

DPR RI menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi menghasilkan efisiensi anggaran dalam jumlah besar apabila pengelolaannya dilakukan secara optimal. Salah satu perhitungan yang disampaikan menyebut penghematan dapat mencapai sekitar Rp70 triliun.

Menurut DPR, efisiensi tersebut berasal dari berbagai aspek, termasuk pengelolaan distribusi, penggunaan bahan baku lokal, serta sistem pengadaan yang lebih terintegrasi. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penggunaan dana negara.

Program MBG merupakan salah satu agenda prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah. Karena cakupannya yang luas, pengelolaan anggaran menjadi perhatian utama berbagai pihak.

DPR menilai pengawasan yang ketat diperlukan agar manfaat program dapat dirasakan secara maksimal tanpa menimbulkan pemborosan. Selain itu, keterlibatan pemerintah daerah dan pelaku usaha lokal dianggap penting untuk mendukung keberhasilan implementasi program.

Dalam dialog dengan mahasiswa dan masyarakat, DPR juga menjelaskan bahwa efisiensi bukan berarti mengurangi kualitas layanan. Sebaliknya, penghematan diharapkan dapat memperluas jangkauan program dan meningkatkan manfaat bagi penerima.

Program MBG sendiri terus menjadi topik yang mendapat perhatian publik karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat dan penggunaan anggaran negara dalam jumlah besar. Pemerintah menegaskan pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap dan terukur.

Website |  + posts

Shama is a Content Specialist and News Writer with 4.5+ years of experience in journalism, press release writing, SEO content, and digital publishing. She covers business, technology, blockchain, cryptocurrency, finance, and corporate communications, delivering research-driven content for media platforms and global audiences.